Sabtu, 08 Januari 2011

modal nekat menuju WA

tahun lalu, tepatnya setelah penerimaan rapor UAS. dengan modal  nekatku dengan kakak sepupuku aku menuju bandara ngurah rai bali yang dilanjutkan menuju bandara internasional di WA. tanpa di berbekal bisa bahasa inggris lancar, aku dan kakak sepupu ku bisa sampai di Western Australia. untungnya aja bule-bulenya pada baik, ga bisa bahasa inggris tapi tetep dihargai. setelah duduk di pesawat 3 jam, dan ditemani dengan hiburan film step 3dan ipod, akhirnya sampe juga di bandara internasional perth. sampe disana tu  masih ditanya-tanyain, mana aku ga bisa bahasa inggris, tapi untungnya ada kakak sepupuku, tapi ternyata dia ga tau juga artinya. akhirnya aku bisa selamat, dan aku bisa keluar. tapi akhirnya ga nyesel juga udah sampek sana jauh-jauh, ternyata kotanya bagus, sepi ga macet, kemana-mana deket. yang ga kebayang saking sepinya jarak rumah ke kantor seudara sepupuku disana tu kayak jogja solo, hanya bisa ditempuh 30 menit. coba kalau jawa kayak gitu, aku sekolah bisa di jakarta. disana aku juga ke tempat-tempat untuk syutingnya love in perth, ya walaupun ga semuanya. aku juga ke tempat yang banyak batuya namanya pinacles. disana tanahnya warnya kuning ga item-item kayak disini

disana sungainya bisa untuk main jet ski, saking jernihnya. disana aku juga ke kebun binatang. disana hewannya komplit, ga ada yang kandangnya kosong.

disana aku nemuin poster yang menarik judulnya "the kiss"